Pertandingan leg ke 2 Uefa Champions League babak quarter final antara Real Madrid menjamu Juventus yang di helat di Estadio Santiago Bernabeu kandang dari Real Madrid (12/4) berkesudahan 1-3 untuk kemenangan sang tamu Juventus, meskipun menang Juventus tetap gagal lolos ke fase berikutnya karena kalah agregat 4-3 dengan Real Madrid.
Di leg pertama di Juventus Stadium, Real Madrid berhasil menumbangkan tuan rumah dihadapan suporternya sendiri dengan skor 0-3, dan dengan hasil leg ke 2 yaitu kemenangan Juventus 1-3 tetap membuat Real Madrid lolos karena unggul agregat 1 gol, tapi dibalik lolosnya Real Madrid atas Juventus ada sebuah drama dan kontroversi yang terjadi di Estadio Santiago Bernabeu.
Berawal dari ketertinggalan agregat gol, Juventus bermain langsung menyerang sejak menit awal di kandang El Real (julukan Real Madrid), alhasil baru 2 menit pertandingan di mulai, striker Juventus Mario Mandzukic berhasil menyarangkan gol pembuka lewat sundulan tajamnya yg tidak bisa dihalau Keylor Navas selaku panjaga gawang El Real, pada manit 37 Mario Mandzukic kembali mencetak gol lewat sundulan kepala lagi dan membuat Juventus unggul 0-2 atas tuan rumah. Tidak berhenti di situ Juventus terus menekan pertahanan Real Madrid di babak kedua, hingga akhirnya Keylor Navas melakukan blunder fatal yang sanggul di manfaatkan dengan baik oleh gelandang Juventus Blaise Matuidi di menit 60, dari gol Matuidi skor agregat menjadi sama kuat yaitu 3-3, kedua tim saling jual beli serangan di sisa waktu yang ada.
Semuanya berubah menjadi sangat panas ketika di injury time menit ke 93 wasit meniupkan peluit dan menunjuk titik putih, setelah pemain El Real yaitu Lucas Vasquez di langgar oleh bek Juventus Mehdi Benatia, keputusan wasit tersebut sontak membuat pertandingan menjadi panas, karena seharusnya Juventus tidak diganjar penalti, dan melanjutkan pertandingan di extra time 2x15 menit karena skor agregat yang sama kuat. Penjaga gawang Juventus Gianluigi Buffon mendapat kartu merah karena protes kerasnya terhadap wasit, pelanggaran itu berawal ketika bola lambung yang diberikan kepada Cristiano Ronaldo ke dalam kotak penalti Juve berhasil di sundul oleh Ronaldo dan bola nya mengarab ke Lucas Vasquez yang berada di sisi kiri Ronaldo, Vasquez yang bersiap menyambut bola dan membuat gol langsung di sapu dari belakang oleh Mehdi Benatia, dan Vasquez pun terjatuh dan wasit menganggap itu sebuah pelanggaran dan berbuah tendangan penalti untuk Real Madrid, Cristiano Ronaldo yang ditunjuk sebagai eksekutor tidak membuang peluang emas dan melakukan tendangan yang sangat keras yang tidak bisa dihalau oleh penjaga gawang Juventus yang akhirnya menjadi gol, gol itu yang membuat skor agregat menjadi 4-3 untuk keunggulan El Real dan memastikan tiket semifinal Uefa Champions League untuk Real Madrid.
Drama dan kontroversi yang terjadi disini adalah hadiah penalti dari wasit yang di berikan di menit 93 yang seharusnya pertandingan sudah berakhir, Juventus yang berjuang mati-matian di 90 menit waktu normal berasa tidak ada sia-sia ketika wasit menunjuk titik putih di menit akhir tersebut.
Sepakbola selalu diiringi dengan drama dan kontroversi yang sangat kental sakali, dan ini masih jadi perbincangan hangat oleh banyak pecinta sepak bola di seluruh dunia, termasuk Indonesia yang mempunya banyak suporter Real Madrid dan Juventus, mereka masih berdebat di media sosial terkait kemenangan El Real tersebut, dari para fans Juventus Indonesia mereka rata-rata masih kesal dengan hasil itu dan terus memperdebatkan dengan fans Real Madrid Indonesia di beberapa akun Instagram, mereka terlihat berdebat sangat sengit lewat ketikan komentarnya di akun instagram yang memberitakan pertandingan itu

Komentar
Posting Komentar